[2S] My Life’s Partner (Chapter 1/2)

Title: My Life’s Partner Cast : Siwon, Yoona and others Supporting Cast : Tiffany, Kangin, Yuri, Yesung. Length: Two shoot Hi author bawa Two Shoot, ini Two Shoot pertama yang aku post diblog. Semoga kalian suka ya. Kalau bisa tolong sertakan comment kalian, itu yang buat author termotivasi untuk buat FF”. Thanks. Happy Reading Siwon POV Aku ingin bertanya kepada kalian. Apakah kalian akan merasa bahagia jika melihat pasangan hidup kalian, suami/istri kalian bahagia? Atau malah sebaliknya? Aku mempunyai istri yang cantik, perhatian, baik, dll. Bahkan banyak lelaki yang menginginkan dia sejak dia SD. Hmm.. aku akan merasa berlipat – lipat bahagia jika dia bahagia. Aku sudah menikah dengan istriku selama lebih dari 3 tahun. Aku sendiri adalah presdir sekaligus pemilik Choi Hotel dan Choi Company. Dengan mengetahui itu, kurasa kalian sudah bisa menebak, aku bahkan bisa membeli apa yang aku dan istriku mau kan? Ya sangat benar, tapi satu hal yang tidak bisa kubeli adalah kebahagian untuk istriku, Yoonaku. Sejujurnya tanpa menggunakan uangku dia juga sudah bisa membeli segalanya. Orangtuanya adalah konglomerat seperti keluargaku. Yoona juga berprofesi sebagai model ya Kate Blair nama internationalnya. Aku selalu mengikuti Yoona jika dia pergi ke luar negeri untuk fashion show ataupun pemotretan. Cuma beberapa kali aku tidak ikut jika ada perjalanan bisnis yang membutuhkanku untuk pergi. Ya cukup sekian. Author POV Yoona bangun dipagi hari, setelah mencium pipi Siwon lembut, Yoona tersenyum dan kemudian membersihkan dirinya dikamar mandi. Yoona keluar setelah 40 menit kemudian dengan dress kuning Mars Jacob diatas lulut dan rambutnya yang dinaikan keatas. Lalu mencium bibir Siwon dan turun lantai kebawah. Saat dilantai 1, Yoona langsung berjalan ke ruang dapur, dia ingin memasak waffle untuk Siwon, ini kesempatan pertamanya untuk memasak. Baru saja akan menghidupkan kompor, koki rumah mereka sudah langsung berkata “Maaf Nyonya, tapi Tuan kan sudah bilang kalau Nyonya tidak boleh masuk ke dapur lagi. Biar aku saja yang memasak, waffle kan?”. Yoona mempoutkan mulutnya lalu menjawab “Ah, bibi tidak usah mendengarkan Choi Siwon itu, biar aku saja ya? Kali ini saja..”. Koki itu menjawab “Tidak Nyonya, nanti kami akan kena pecat dan juga ini berbahaya buat Nyonya”. Yoona menggerutu membalas “Sudahlah bibi, Siwon Oppa tidak akan tau, dia masih tidur”. Koki itu menjawab “Tapi Nyonya..”. Yoona memotong “Kalau Choi Siwon berani memecat kalian, dia akan ku tend..” “akan kau apakan sayang?” Siwon menyahut. Ah, Siwon sudah bangun dan langsung turun kebawah. Koki itu langsung membungkuk dan pergi bersiap-siap untuk masak sedangkan Yoona menoleh sambil berkata dalam hati “Hati-hati Yoong, si penguasa telah bangun” kemudian berjalan ke arah Siwon lalu langsung memeluknya berkata “Ayo Oppa kita memilih pakaian untuk kau pakai hari ini ke acara reuniku nanti”. Siwon sudah balas memeluk Yoona, tersenyum melihat tingkah istrinya yang mengalihkan bahan pembicaraan, tapi kemudian Siwon berkata “Itu urusan nanti, sekarang jawab dulu apa yang akan kau lakukan? Yang tadi kau bilang ke bibi Kim?”. Yoona berkata “Apa yang kukatakan? Aku juga sudah lupa”. Siwon langsung menggelitik Yoona sambil berkata “bilang saja akan menendangku, iya kan? Awas kau”. Yoona tertawa membawa Siwon ke kamar mereka. Sampai didalam Yoona duduk disofa dan menjawab “Biar saja, aku merasa bukan seperti istri yang baik karena tidak pernah memasak Oppa”. Siwon langsung berjongkok dan memegang tangan Yoona menjawab “Apa yang tidak baik? Kau sudah melayaniku dan merawatku dengan sangat baik sayang”. Entah kenapa, mendengar itu Yoona menangis dan memeluk Siwon erat lalu berkata “Tapi.. Oppa. Apakah Oppa lupa kalau aku juga tidak bisa memberikan Oppa anak?”. Siwon terdiam. Ah ini adalah topik yang tidak akan pernah mau dibicarakannya. Yoona mengucang sedikit tubuh Siwon lalu berkata “Seharusnya Oppa sudah melepaskanku 2 tahun lalu hiks saat insiden kecelakaan itu terjadi hiks..”. Siwon kembali memeluk erat Yoona dan menjawab “Itu tidak lagi penting Yoong”. Yoona menangis kuat dan Siwon membiarkannya. Yoona berkata lagi “Aku sungguh tidak berguna Oppa, seharusnya aku hati-hati saat itu jadi aku tidak akan mengecewakan Oppa. Aku juga selalu sibuk, hingga Oppa harus mengikutiku keluar negeri untuk melakukan pekerjaanku. Kenapa Oppa tidak melepasku saja dan mencari wanita yang lebih sempurna? Sungguh aku merasa tidak bisa berbuat apa-apa untuk Oppa. Maafkan aku Oppa. Kau terlalu sempurna untukku”. Siwon mengusap punggung Yoona menenangkan istrinya lalu menjawab “Kenapa kau berkata seperti itu sayang? Itu bukan salahmu. Dan juga Oppa tidak kenapa-kenapa jika tidak mempunyai anak, Oppa juga sangat senang, karena itu, Oppa bisa bermanja-manja tanpa ada yang menganggu. Jika Oppa melepaskan kau, Oppa tidak akan bisa hidup seperti sekarang. Dan apa tadi katamu? Mencari wanita lain? Itu tidak akan pernah terjadi sampai kapanpun. Oppa hanya akan mencintaimu sampai mati sayang. Sudahlah lupakan tentang ini. Nanti kita akan pergi ke reunimu siang ini, jadi harus bersenang-senang bukan bersedih sayang” lalu mencium kedua mata dan juga bibir Yoona. Yoona mengusap airmatanya lalu mengecup pipi Siwon malu-malu dan berbisik “Thankyou Oppa, Saranghae dan maafkan aku”. Siwon membalas “Saranghae, dan kau tidak bersalah sayang”. Setelah itu, Siwon membersihkan dirinya lalu memakai pakaian santai lalu makan pagi bersama Yoona dibawah. Makan pagi mereka sudah selesai tapi baru jam 8 pagi. Mereka baru akan pergi jam 11.30 siang. Jadi Siwon dan Yoona memutuskan untuk bersantai diruang theater khusus dirumah mereka. Yoona memutar film “The Fault in our star” lalu duduk di couch panjang merah dengan Siwon yang menidurkan kepalanya dipaha Yoona. Bukannya menonton, Siwon malah memeluk erat perut Yoona dan mencium perut rata itu beberapa kali, sedangkan Yoona mengusap lembut rambut Siwon. Siwon kemudian berkata “Bagaimana kalau besok lusa kita pergi ke Swiss untuk berlibur sekaligus juga kau mempunyai wawancara 1 hari disana”. Yoona menjawab “Aku sangat mau, tapi bukannya 4 hari yang lalu kita baru saja pulang dari New Zealand, dan itu juga berlibur bukan bekerja Oppa”. Siwon lalu bertanya “Lalu kenapa?”. Yoona menjawab “Oppa juga harus bekerja kan..”. Siwon menjawab “oh kalau itu tidak apa-apa. Aku juga rela bangkrut kalau itu bisa membuatku menghabiskan waktuku denganmu sayang”. Yoona mendegus dan berkata “Oppa memang sudah gila sepertinya”. Siwon menjawab “memang sudah gila karena istriku yang sangat cantik ini” lalu mencium bibir Yoona lama. Ciuman itu kepada karena suara IPhone 6+ Yoona berdering, telepon dari Tiffany. Yoona mengusap kepala Siwon sambil membuka loudspeaker telepon itu lalu berkata “Oh, Morning unnie, what’s up?”. Tiffany terkekeh di seberang sana lalu menjawab “Morning Yoong. Maaf mengganggumu. Apakah si Choi Siwon, sepupuku itu sudah bangun? Yoong, kau akan datang kan siang ini?”. Siwon menjawab sebelum Yoona “hey si wanita pengganggu istriku, aku sudah bangun. Puas?”. Tiffany tertawa. Kemudian Yoona berkata “Pasti unnie, lets talk later. Aku dan Siwon Oppa akan bersiap-siap sekarang”. Tiffany menjawab “Ok, aku, Valerie dan Kangin Oppa juga akan bersiap-siap. See you later”. Lalu mereka pun memutuskan telepon itu. Yoona berkata “Ayo Oppa, kita siap-siap sekarang. Nanti akan terlambat”. Siwon yang sedang menggesekkan wajahnya diperut Yoona menjawab “Sebentar lagi sayang, lagipula mereka juga akan menunggu raja dan ratunya untuk datang sayang”. Yoona memukul dada Siwon dan berkata “Baiklah hanya 10 menit saja Tuan Choi”. 10 menit berlalu, sekarang Siwon dan Yoona sudah berada dikamar. Yoona sedang duduk dimeja riasnya, berdandan. Sedangkan Siwon tengah bingung memilih tali pinggang. Siwon kemudian berjalan keluar dari walk-in-closetnya menuju Yoona lalu mengalungkan tangannya ke leher Yoona dan berkata “Sayang, nanti pilihkan aku tali pinggang yang cocok ya”. Yoona memandang Siwon dari kaca rias besar itu dan berkata “Ayo sekarang, aku juga sudah siap makeup”. Siwon memeluk Yoona dari belakang sambil berjalan ke walk-in-closet Siwon. Saat sampai diwalk-in-closet, Siwon masih memluk Yoona dari belakang. Yoona terlihat memadukan tali pinggang” Siwon dengan pakaiannya. Pilihan Yoona akhirnya adalah tali pinggang Hermes hitam yang sangat cocok dengan kemeja biru dongker dan coat Gucci coklat Siwon. Yoona kemudian berkata “Sudah dapat Oppa, ada apa dengan hari ini? biasanya Oppa juga sangat pandai memadukan pakaian”. Siwon hanya tersenyum lalu berkata “Yasudah, sekarang pakaikan untukku”. Yoona berkata “ah Oppa, cepatlah aku akan memilih pakaian untukku juga”. Siwon berkata “Makanya, sekarang pakaikan sayang”. Yoona menyerah lalu memakaikan untuk Siwon. Setelah menyuruh Siwon melepaskan pelukannya. Siwon tersenyum lebar melihat wajah cantik Yoona walaupun sedang serius memakaikan tali pinggang untuknya. Setelah selesai, Yoona berjalan kewalk-in-closetnya dengan Siwon yang memeluk dirinya kembali dari belakang. Yoona membuka lemari yang besar dan saat dibuka didalamnya terlihat berbagai dress dari mereka ternama yang sangat disukai wanita. Yoona akan memakai dress tapi tidak jadi karena Siwon menyuruhnya memakai baju dan rok saja. Akhirnya Yoona memakai kemeja soft pink lengan panjang Chanel dengan pita besar disekitar leher yang dipadukan dengan rok diatas lutut Chanel yang berwarna hitam tidak lupa tas Hermes Kelly limited berwarna merah yang Siwon belikan saat Siwon melakukan perjalanan bisnis ke Milan bulan lalu serta heels Valentino berwarna hitam. Yoona membiarkan rambutnya terurai. Yoona kemudian memilihkan sepatu Louboutin biru tua untuk dipakai Siwon. Pasangan yang terlihat sempurna. TBC..

Sebenarnya cerita ini mau dibuat oneshoot aja, tapi ga jadi karena terlalu panjang jadinya. Jangan lupa tinggalkan jejak berupa comment kalian. Berikan saran atau kritik kalian. Kemungkinan kelanjutan ini akan dipost malam ini atau besok dengan diprotect. Diprotect atau tidak tergantung kalian juga kok.

So be good readers.

Oh ya author udh nulis chapter 6 dari Our Journey, Our Story. Kemungkinan akan dipost hari ini atau besok. Sepertinya akan diprotect karena banyaknya silent readers hehe. Good readers tenang aja, author ada catet nama” yang udh comment dimana atau chapter berapa aja. Jadi usaha atau kesediaan comment kalian tidak dia dia kok.

Thankyou.. sampai jumpa dipostingan berikutnya.

Advertisements

74 thoughts on “[2S] My Life’s Partner (Chapter 1/2)

  1. Wow…romantis na… Pnasaran yoona pernah kecelakaan? Penyebab na apa? Dan ga bisa hamil? Apa akibat kecelakaan itu?? Smga ada keajaiban..smga baby choi cpt lahir..biar jd perfect family,, hehe…

    Like

  2. Yoona beruntungx di cintai siwon,sekalipun yoona ngk bsa memberi siwon ank tpi siwon tetap bhgia sam yoona,,coba ada keajaiban dimna yoona bisa hamil,psti mreka akn bhgia lebih lgi

    Like

  3. aiiih so sweet bgt siwon oppa.. terharu karena siwon oppa bisa menerima kekurangan dari yoong eonni, bukti bahwa menikah tujuannya bukan hanya memiliki keturunan saja, kesetiannya juga harus diuji,, pasti bakal ada keajaiban untuk pernikahan mereka

    Like

  4. Cie wonppa manja banget, kecelakaan apa yg dimaksud yoona eonni? untung’y fany disini jadi sepupu wonppa ku kira jdi org ke 3..

    Like

  5. Yaampun manjanya dirimu siwon ga ngebolehin yoona nyentuh dapur dan malah hanya selalu bermanja-manja ria..
    Ati-ati bangkrut keseringan liburan Hahaha..😄😄

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s