[One Shoot] My Pregnant Moment

Cast: Siwon, Yoona, little Choi yang bernama Charles.
Genre: romantic, happy family.

Cerita ini Yoona POV ya sesuai judulnya..

 

Happy reading guys!

 

 

Yoona POV

 

 

Sore hari sudah tiba.. hmm.. aku hanya dirumah sebesar istana ini sendiri, hanya bersama semua pelayan, koki, dll. Ah sungguh amat bosan. Ini semua gara-gara Choi Siwon. Dia melarangku untuk keluar tanpa dirinya sejak aku hamil 4 bulan, tepatnya 3 hari lalu. Aku sudah menikah dengan Siwon Oppa sejak 3 tahun yang lalu. Aku lulus kuliah 3 tahun yg lalu dan menjadi salah satu murid yang mendapat nilai tertinggi di bidang design. Aku pun membuka boutique bersama Yuri sahabatku, saat itu segalanya appaku yg urus. Appaku pemilik Im enterprise. Tau kan? Tidak perlu ku ceritakan lagi. Dan juga dari SMP 2 aku sudah berpacaran dgn Siwon yang saat itu SMA 2.

Dia menikahiku dan selama 2 tahun lebih kami tidak mempunyai anak, karena aku tidak mau. Aku mau meniti karirku dulu. 4 bulan lebih yg lalu, Siwon merenggek terus bercerita jika sahabat-sahabatnya sudah memiliki anak bahkan ada yg sudah memiliki 5 anak. Ya ampun aku tak bisa membayangkan itu. Jadi ya begitulah awal gimana aku bisa jadi hamil sekarang. Kini aku sedang duduk di meja makan seorang diri, memakan semua makanan yg ada dimeja ini. Sejujurnya aku sedang kesal dengan Choi Siwon. Apa apaan, aku tidak boleh ke boutique atau menjadi model untuk majalah. Bahkan dia menyuruh bodyguard untuk menjaga rumah kami. Huh, over protektif dan terlalu berlebihan, itulah dia. Dia juga menyuruhku untuk tidak beraktivitas apapun, hanya mengambil air putih dari dapur juga tidak boleh, dia bilang aku hanya perlu menyuruh pelayan yg sudah sangat banyak dirumah ini. Jangan tanyakan berapa jumlahnya padaku, aku hanya tau koki utama kami, chef Hwang. Pelayan pribadiku, Cloe dan pengurus wardrobeku Jimin. Yang lain aku tidak bisa menghafal namanya. Hmm.. aku sedang makan buah golden kiwi kesukaanku entah sejak kapan. Beruntung aku tidak mual pada sore hari, hanya pagi hari dan kadang dimalam hari juga. Makanya, setiap pagi hingga jam 2 siang, Siwon akan dirumah bersamaku dan baru pergi bekerja setelah jam 2 siang. Ya dia bisa melakukan itu karena dia pemilik perusahaan itu, Hyundai Department Store, dll. Sudahlah lupakan saja itu.

 

Sudah jam 17.58. Mungkin beberapa menit lg si Choi itu akan pulang. Biarkan saja. Aku mengelus perutku lembut sambil mengambil IPhoneku, ah telepon dari Minho, adik Choi Siwon.

Dia mulai berbicara “Hi, Noonaku sayang. Sedang apa?”

 

Aku mengendus lalu menjawab “Tidak baik dan tidak terlalu buruk, kenapa? Apa ada sesuatu?”.

 

Aku mendengar bocah ini tertawa disana lalu menjawab “Tidak apa-apa, hanya merindukan suara Nyonya Choi yg tiga hari sudah tidak mampir ke Hyundai, haha”.

 

Aku mencoba sabar jgn sampai aku teriak sekarang. Aku menjawab “jadi kenapa? Jika Choi Siwon, si tuan protektif tau kau a..” ucapanku terputus saat seseorang mengambil IPhone dari tanganku dan mencium kepalaku singkat. Ah, dia lagi Choi Siwon.

 

Aku masih bisa mendengar Minho berteriak “Apa katamu Nyonya sayang? Tidak jelas”. Minho, ketauilah kau dalam masalah sekarang.

 

Siwon membuka loudspeaker dan menjawab “apa katamu? Nyonya sayang? Berani beraninya kau memanggil istriku begitu Minho. Awas kau besok. Lihat apa yg akan terjadi”.

 

Aku tertawa, Minho ah maafkan aku kali ini aku tidak bisa membantumu.

 

Siwon langsung menutup IPhoneku. Lalu dia menangkup kedua sisi pipiku dan berkata “Hi sayang, apa kau baik baik saja, tidak mual kan?” lalu mencubit pelan hidungku.

 

Satu lagi, Choi Siwonku sangat romantis. Aku menggeleng. Lalu dapat kurasakan dia jongkong dan menaruh kepalanya didepan perutku yang masih rata, aku tidak tau mengapa tapi dibulan keempat ini perutku bahkan masih seperti biasa hanya seperti bertambah gemuk sedikit. Dia mencium perutku lalu berdiri.

 

Dia menepuk tangannya 3 kali, aku melihat bodyguard-bodyguard datang ke arah kami membawa semua barang branded yg aku suka.

 

Aku menoleh ke suamiku, dia tersenyum melihatku dan berbisik “itu semua untukku sayangku, hari ini kita makan malam diluar” lalu menyuruh semua bodyguard itu menaruh barang-barang itu di kamar khusus wardrobeku.

 

Hah….Siwon memang selalu bisa mengejutkanku. Dia menggendongku lalu berjalan menaiki tangga, ke kamar kami. Sampai didalam, dia mendudukkanku disofa nyaman dekat walk in closetku.

 

Lalu berkata “sayang..”

 

Aku membalas “kenapa Oppa?”

 

Dia menjawab “apa kau suka yang tadi? Semoga iya”. Ah iya, itu membuatku kembali teringat soal barang barang branded itu. Aku langsung berdiri dan berlari cepat ke pintu kamar kami, baru saja aku akan keluar, Siwon sudah dibelakangku merangkulku berkata “hey, jangan lari-lari, itu berbahaya sayang”. Huh selalu saja begini.

 

Akhrinya aku menuruti perintanya dan berjalan pelan menuju ke ruangan favoritku, wardrobeku, surga wanita mungkin. Yuri yg pernah melihat koleksiku mengatakan aku sudah gila, dia sampai bengong haha. Aku masuk diikuti Siwon. Mataku tertuju pada Hermes Birkin Ungu gelap yg tadi pagi kulihat di IPhoneku, aku berniat akan memesan stylishku untuk membeli itu. Oh God! Choi aku sangat berterima kasih. Aku memeluk Siwon yg ada disampingku dan mencium bibirnya. Aku juga sangat senang karena disana juga ada banyak tas dan dress brand Chanel collection Summer terbaru, semua warna ada disana. Mungkin akan ada yang double, tapi ya sudahlah. Ada juga kira-kira 30 pasang Givenchy dan kurang lebih 20 pasang Chanel flatshoes dan platfrom, ah yang satu itu, Siwon sengaja pasti. Dia sudah menyita semua heelsku. Pada saat itu ketika aku hamil 3 bulan, aku dan Siwon pergi ke acara perusahaan. Pulangnya dia langsung bilang aku tidak boleh lagi memakai heels dan menyita semuanya, salah bukan menyita tapi dia buang semuanya. Aku tau dia sangat kaya, bahkan uangya tidak bisa dihitung lagi. Tapi haruskah heelsku dibuang? Aku menangis 2 hari dan sama sekali tidak mau berbicara dengan Siwon. Akhirnya aku baru bicara setelah dia berjanji akan membeli semuanya lagi setelah aku melahirkan. Ku pegang dan ku ingat janji itu bahkan sampai detik ini.

 

Siwon memelukku dari belakang “Kamu suka kan sayang?”.

 

Aku menjawab “Sudah pasti suka. Oppa kau tau darimana aku mau semua ini?”.

 

Dia menjawab “Dari Yuri”. Oh Yuri… terima kasih haha. Aku lalu langsung memilih baju yang akan kupakai nanti. Aku memilih kemeja chiffon yang sedikit terbuka dan rok yang tidak terlalu pendek, juga tas Hermes hotredku dan hah, terpaksa aku memilih platform merah Chanel.

 

Aha! Aku langsung berjalan menuju kearah Siwon dan berkata dengan manis “Oppa sayang…”.

 

Dia menjawab “ada apa sayang?”

 

Dengan cepat aku membalas “Apakah aku boleh memakai heelsku kali ini saja? Tidak perlu khawatir, aku punya 1 diujung sana”.

 

Siwon langsung menjawab “Tidak boleh sayang” dan menyuruh Jimin mengambil heels satu-satunya peninggalanku. Entah sejak kapan Jimin ada disini. Aku melempar pakaian, rok dan tas yg telah kupilih tadi. Aku langsung berlari cepat keluar dan masuk ke kamar lalu mengunci pintu dan entah kenapa aku juga menangis padahal hanya karena ini. Aku sangat kesal. Tanpa menghiraukan Siwon yang mengedor pintu dari luar dan memanggilku. Cukuplah aku capek dengan segala batasan yang tidak boleh aku lakukan sejak hamil. Entah bagaimana, pintu kamar bisa terbuka. Pasti dengan kunci serap! Awas kau Choi Siwon tampan. Dia berjalan dan duduk dipinggir tempat tidur. Mengelus rambutku lembut, stop it aku akan terlena jika begini.

 

Lalu berkata “Sayang, jangan mendiamkanku lagi ya? Aku melakukan itu karena tidak mau kalian terluka sayang.. mengerti kan?”.

 

Aku menghela nafas dan memeluk Siwon menangis di dadanya. Mungkin ini juga karena bawaan kehamilanku.

 

Aku tiba tiba ingin ke New York entah kenapa, apa karena fashion lagi? Aku punya ide, ini kesempatan. “Ok, tapi ada syaratnya”.

 

Siwon dengan cepat menjawab “Apa sayang? Apapun itu aku akan lakukan”.

 

Aku mengeluarkan smirk face dan menjawab “Benarkah? Ya sudah, aku mau ke New York dan California paling lambat lusa dan tinggal disana 1 bulan titik”.

 

Tanpa mengizinkan Siwon berbicara aku melanjutkan “Kalau Oppa sibuk tidak apa-apa, aku akan mengajak Yuri dan juga Sooyoung. Sepupumu itu dan Yuri bisa menjagaku juga..”.

 

Siwon terdiam dan terlihat berpikir, mungkin berpikir kata-kata apa yang akan digunakan untuk membalasku.

 

Kalian tau? Aku tak menduga dia menjawab “Baiklah Nyonya. Kita akan pergi lusa denganku bukan dengan Yuri dan si Sooyoung rakus itu” Wah, kejaiban terjadi.

 

Dia melanjutkan “Kita akan pergi dengan pesawat pribadi dan menginap di hotel first class! Tak ada bantahan untuk ini”. Hais jika dengan pesawat pribadi aku tidak bisa menikmati karena Choi Siwon akan menyuruhku tidur dan lain lain dan semua bodyguardnya akan berjaga-jaga, tepatnya mengawasiku. Tapi baiklah daripada tidak pergi.

 

 

2 hari kemudian…

 

Kini kita sudah dipesawat pribadi suamiku. Ini masih jam 3.50 dini hari. Tebak apa pakaianku saat ini.. ah sungguh aku seperti dimakan oleh pakaianku. Awalnya aku hanya memakai kemeja panjang Chanel dan midi skirt burberry. Kemudian sweater Juicy Couture, coat Burberry merah dan syal LV juga boots tanpa heels Chanel. Tapi Siwon menambah coat Chanel dan jaket tebal Nike dibadanku. Sampai-sampai tasku dipegang oleh Cloe yang memang ikut dipesawat ini, disuruh Siwon.

 

Aku terbangun dan melihat jam Rolexku. Ah jam 6.17 pagi. Oh tidak, aku tiba-tiba merasakan sungguh mual. Aku menepuk pundak Siwon yang sedang tidur. Dia terbangun dan bingung melihatku. Terlambat, aku sudah muntah ditangan Siwon dan celananya juga kena. Ya ampun. Siwon menepuk punggungku ringan dan menyuruh semua bodyguard dan Cloe pergi dari kami. Saat sudah tidak begitu mual, aku merasa bersalah dan memeluk Siwon dan lagi-lagi menangis.

 

Aku berkata “Oppa hiks maafkan aku hiks, pakaianmu kotor semua hiks hiks hiks..”.

 

Siwon mencium bibirku cukup lama lalu berkata “Tidak apa-apa sayangku. Jangan menangis lagi sayang. Kau tidak bersalah sayang” dan memelukku.

 

 

1 bulan kemudian

 

Kami baru saja sampai di Seoul dan sekarang sudah berada dikamar kami. Aku sakit selama seminggu ini. Tak apalah. Kalian tau apa? Aku senang bisa berduaan dengan Siwon di Amerika, melewati 1 bulan kehamilanku disana. Aku juga membeli banyak tas, sepatu tentunya bukan heels, pakaian seperti Hermes, Chanel, Givenchy, Valentino, Saint Laurent dan lain-lain. Menambah koleksi lagi. Yeay! Sekarang usia kandunganku sudah 5 bulan lebih beberapa hari. Siwon semakin protektif. Ya sudahlah tidak akan ada yang bisa mengubah itu. Aku sudah mengantuk, biarkan aku tidur.

 

 

4 bulan kemudian..

 

Perutku sudah membuncit tapi tidak besar seperti kebanyakan orang. Aku juga tidak tau kenapa. Dokter bilang ini tidak apa-apa, bayiku sangat sehat. Aku sudah berdiam diri tidak melakukan apapun selama hampir 6 bulan. Hari ini aku tiba-tiba ingin memasak. Aku duduk ditempat tidur, dengan pelan beranjak keluar kamar. Berjalan hati-hati menuruni tangga dan menuju dapur. Aku akan memasak Hamburger dan membuat expresso minuman wajib suamiku dipagi hari. Koki kami entah dimana, biasanya dia sudah mulai memasak. Baiklah ini sungguh keberuntunganku. Saat aku memotong tomat, pisau yang kupegang entah kenapa bisa mengenai jari telunjukku. Aku meringis pelan. Aku memang jarang berada didapur. Saat aku tengah berusaha mengatasi kesakitanku aku mendengar suara laki-laki yang sangat kukenal. Choi Siwon. Celaka.

 

Dia mendekat dan berkata “Sayang! Apa yang kau lakukan disini? Sudah kubilang jangan melakukan apapun.”

 

Aku segera menyembunyikan tanganku. Ah bodoh, Siwon melihatnya. Dia menarik tanganku dan meneriaki pelayan kami “Siapapun itu cepat ambil kotak P3K sekarang!”

 

Aku bersuara “Oppa, ini tidak apa-apa hanya luka biasa”.

 

Dia melihatku dan menjawab “Yoong dengarlah apa yg kubilang.. jangan bermain disini lagi, berbahaya sayang!”.

 

Aku menunduk dan berkata pelan “maaf Oppa..”. Tiba-tiba aku merasa perutku seperti diremas, OH TIDAK! “Aku akan melahirkan Oppa” kataku. Dia langsung terlihat panik dan menggendongku ke mobil.

 

 

Aku tak tau tapi saat aku membuka mata, aku melihat Siwon tersenyum sambil mengendong seorang bayi lucu. Oh? Apakah…. anakku? Aku melihat perutku, sudah rata. Tidak salah lagi. Siwon menyerahkan bayi itu kepadaku. Dia berkata “ini anak kita sayang, Charles. Liatlah matanya sama seperti punyamu dan tampan sepertiku kan?”. Aku tertawa “Iya Oppa..”

 

 

 

6 tahun kemudian

 

Aku mendengar Charles ketawa riang saat bangun dipagi hari. Aku berjalan ke balkon. Dibawah sana dua laki-laki Choiku sedang bermain bola. Aku tersenyum melihatnya. Charles menoleh ke atas dan melihatku.

 

Dia berseru sambil melambaikan tangannya “Morning mommy, my queen. Turunlah kebawa mom. Charles ingin mencium mom”.

 

Aku tertawa melihat Siwon yang terlihat seperti mengatai Charlesku mungkin dia bilang “Awas kau, Mom milikku”.

 

Sampai dibawah Charles memelukku dan berbisik “Mom, jangan bilang ke dad ya aku lebih mencintai Mommy” lalu mencium pipiku berkali – kali.

 

Choi Siwon datang dan memeluk kami berdua dan berkata “Dad juga lebih mencintai Mommy cantik ini daripada mu Charles”. Kami bertiga tertawa bersama. Semoga kami dapat berbahagia selama lamanya.

 

 

The end.

 

Sorry ya kalau terlalu pendek. Semoga suka yaΒ thanks buat supportnya readersΒ Β .

Ini hanya sekedar pemanasan sebelum FF yang bakal author post hari ini. Kemungkinan kalau FF itu diprotect, author bakal kasih passwordnya ke orang orang yang udh comment disemua chapters + OS ini hehe

Advertisements

43 thoughts on “[One Shoot] My Pregnant Moment

  1. kalo bca ff mu pasti senyum” suka setiap ff yg km buat semua romantis,manis ga bnyak konplik jdi bca’a pun ikut bahagia,,,

    di tunggu lnjutan ff my life partner

    Like

  2. What? Smua heels ‘y yoong dibuang? ? Ckckck. . . . . , .

    Wonpa protective bnget. . . . . , . . . .tp ttp r0mantis. . . . , . . . . :-*

    bnr2 kluarga yg smpurna. . . . . . . . . . .

    Dtunggu ff slanjut’y πŸ™‚

    Like

  3. seneng ngeliat keluarga yoonwon yang kayak gini,, yoona selalu punya jagoan yang romantisnya kadang mengalahkan siwon, suaminya,,,wkwkwkwk makmur banget kalo jadi yoona, bisa borong semua barang2 branded wkwkwk meskipun protektif, siwon sangat loyal ke yoona,,hoho ceritanya bagus,, ditunggu karya ff nya yang lain πŸ˜€

    Like

  4. seneng deh yoonwon bahagia gini…sweet banget momen nya…
    siwon protective banget yaa ampe heels aja dibuang maklumm kan orang kaya..
    ditunggu ff lainnya πŸ™‚

    Like

  5. Romantis,walau pun alurnya agak kecepetan tapi epep nya top dah.. suka banget ama siwon sama sikap protektifnya.. si yoong enak banget idupnya apa pun serba ada.. ditunggu karya lainnya πŸ™‚

    Like

  6. Gila ini mah keluarga yg luar bisa bahagia dan sempurna πŸ™‚
    Siwon walaupun protectif ama yoona tpi dia tetap bisa romantis πŸ™‚
    Yoona kau beruntung banget bisa memiliki suami seperti siwon πŸ™‚
    Bener – bener keluaga sempurna πŸ™‚
    Ditunggu ff karyamu yg lainnya πŸ™‚
    Fightingggg πŸ™‚ πŸ™‚

    Like

  7. Aduuh siwon oppa sikapnya manis bngt , romantis . ah betapa beruntung nya yoona dpt siwon oppa yg bgitu mencintai nya , tapi kadang siwon oppa trlalu brlebihan jd bkin yoona kesel .

    Like

  8. Ak seneng baca ff di blog ini ceritq ny ringan dan sedikit konflik apalagi liat mariage life ny yoonwon dan dan little choi bikin seneng aj..ditgu ff yoonwon lainnya

    Like

  9. Yoona in sprti ratu. Enakkknya..
    Siwon oppa protectiv bgt ya sma yoong eon, hedehh.
    Mmm, ank sma appax sma aj. Mlh rebutn yoong eon.he

    klo bca ff punya chingu, psti senyum” geje. Alx crta bkin reader bhgia bcax..

    Like

  10. Yeeey happy end. Hahaha kebanyakan gtu sifat siwon emng over protect tapi cocok dah smuanya serba mendukung hehehe πŸ˜€

    Like

  11. wuuahh, keren sweet family suka deh…meskipun wonppa terlalu protective tapi wonppa juga romantis banget sama yoona !!
    kurang panjang nih ffnya tpi okelah ditunggu karya2 yang lain !!!!

    Like

  12. Siwon protektip na kebangetan…kasian minho..wkwkwkk…lucu pas bava bagian minho nelfon yoona… alur na kecepetan chingu, ga apa..yg penting yoonwon moment na, kkk. Lucu na yg rebutan yoona..haha..

    Like

  13. Uuuu lihatlah betapa kayanya si choi itu dan betapa istrinya membuat semua orang iri suaminya memberikan semuanya untuknya uuuuuu bahagianya hidupmu yoona happy dari awal sampe ending nya. .😊
    Yoonwon semoga berakhir happy ending kaya giniya..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s